Pesantren Wirausaha Kalasuba: Belajar Langsung dari Ahlinya

Pelatihan tanam ubi dalam karung di Pesantren Wirausaha Kalasuba.
Pelatihan tanam ubi dalam karung di Pesantren Wirausaha Kalasuba.

SAMHC.ID – Dalam upayanya untuk meningkatkan sumber daya manusia dan menciptakan pengusaha serta profesional yang berintegritas, Heri Cahyono, atau yang akrab disapa Sam HC, telah menginisiasi program-program yang berfokus pada peningkatan keterampilan. Salah satu wujud nyata dari program tersebut adalah didirikannya Pesantren Wirausaha Kalasuba, sebuah lembaga pendidikan yang bertujuan untuk melatih dan menciptakan pengusaha serta profesional yang mampu bersaing dalam dunia global.

Salah satu metode pembelajaran unggulan di Pesantren Kalasuba adalah dengan mendatangkan para mentor yang telah berpengalaman langsung di bidangnya masing-masing. Sebagai contoh, baru-baru ini, Sam HC mengundang Ashat Arifin dari CV. Arindo Makmur, seorang pengusaha sukses di bidang pertanian ubi, untuk memberikan pelatihan tentang menanam Ubi Jalar dalam karung.

Acara pelatihan ini diselenggarakan di area Pesantren Kalasuba di Kasembon, dan dihadiri oleh para santri serta beberapa warga sekitar. Ashat Arifin memulai sesi pelatihan dengan memperkenalkan diri dan menceritakan perjalanannya menjadi seorang pengusaha ubi. Motivasinya untuk membantu petani yang mengalami kesulitan dalam pemasaran produk ubi menjadi salah satu pendorong utama bagi Ashat Arifin.

Pelatihan tanam ubi dalam karung di Pesantren Wirausaha Kalasuba.
Suasana pelatihan tanam ubi dalam karung di aula Pesantren Wirausaha Kalasuba

Ashat Arifin sangat prihatin dengan kondisi para petani yang sering kali mengalami kesulitan dalam menjual hasil panen ubi mereka. Banyak di antara mereka yang merasa terjebak dalam rantai tengkulak, sehingga hasil panen mereka tidak mendapatkan nilai yang sepadan. Melihat kondisi tersebut, Ashat Arifin dan rekan-rekannya memutuskan untuk membantu para petani dengan menjembatani mereka dengan pabrik-pabrik yang membutuhkan ubi.