Polemik Parkir dan Kemacetan di Kota Malang

Potret kendaraan yang parkir di area terlarang beberapa sudut Kota Malang
Potret kendaraan yang parkir di area terlarang beberapa sudut Kota Malang

Kota Malang, telah menjadi sebuah destinasi yang begitu memikat di Jawa Timur, banyaknya perguruan tinggi dan tempat wisata menjadi magnet penarik bagi masyarakat luar Kota Malang. Namun, pertumbuhan ini juga membawa tantangan baru, terutama dalam hal kemacetan lalu lintas dan keterbatasan lahan parkir. 

Area populer seperti Mal Pelayanan Publik Merdeka (Eks Ramayana Mal) dan mal sekitarnya, alun-alun kota, serta area Kayu Tangan Heritage seringkali terjebak dalam kemacetan, terutama pada akhir pekan. Ironisnya, bahkan titik-titik lain di Kota Malang juga masih sering terjebak dalam kemacetan akibat parkir yang tidak tertib.

Baca Juga: Kemacetan di Kota Malang: Tantangan dan Solusi Untuk Masa Depan 

Karena lahan yang terbatas, tak jarang banyak badan jalan yang dialihfungsikan sebagai lahan parkir, meskipun kadang hanya sementara, tapi tetap saja membuat kendaraan menumpuk dan membuat lalu lintas macet.

Tantangannya tidak hanya pada kemacetan lalu lintas. Keberadaan jukir liar, juru parkir tanpa izin resmi, juga turut merusak tatanan parkir yang seharusnya tertib. Mereka melakukan pungutan liar tanpa memberikan karcis resmi, uang parkir yang seharusnya masuk ke kas daerah malah mengalir ke kantong pribadi mereka. Tidak hanya itu, mereka juga nekat memarkir kendaraan di area terlarang. Petugas …